SMA Negeri Comal Kembalikan SPP

Beritaharianpemalang.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah mengumumkan para siswa-siswi setingkat SMA Negeri, SMK Negeri, SLB di Jawa Tengah kini dibebaskan dari Iuran Orang Tua (IOT) maupun SPP. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) No 420/2020 tertanggal 2 Januari 2020 dan sudah diedarkan ke sekolah-sekolah.

Terkait dengan surat edaran Gubernur Jawa Tengah Kepala Sekola SMA Negeri 1 Comal, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah melalui wakil Kepala Sekolah Bidang Humas membenarkan akan hal tersebut ,” Benar kami telah menerima surat edaran no :420/2020 tanggal 2 Januari 2020 yang isinya tentang dibebaskannya siswa siswi yang sekolah di SMA Negeri dari Iuran Orang Tua ( IOT ) maupun SPP “, kata Didik ketika ditemui di kantornya pada Jum’at, 17 Januari 2020.

Didik juga menjelaskan, terkait dengan surat edaran tersebut SMA Negeri Comal berkomitmen akan mengembalikan SPP yang sudah dibayarkan sebelum akhir Januari.

” SMA Negeri Comal sa’at ini mempunyai siswa 1179 siswa dan per Januari 2020 baru ada 59 (lima puluh sembilan ) siswa yang membayar SPP besarannnya paling tinggi Rp. 75 (tujuh lima ) ribu dan terendah Rp. 40 ( empat puluh ribu ) dan bahkan ada yang nol rupiah itu semua akan kami kembalikan sebelum akhir Januari 2020 sekaligus akan kami akan sosialisasikan ke orang tua atau wali murid “, imbuh Didik.

Didik, Wakil Kepala Sekolah SMANCO Bidang Humas

Didik juga berharap, kepada orang tua/wali murid dengan adanya kebijakan gratis SPP ini, yang tentunya untuk meringankan beban biaya pendidikan sesuai dengan
harapan pemerintah untuk mencegah anak putus ,” kami berharap dengan adanya bebas SPP wali murid bisa mengalihkannya untuk menabung dan bisa dipergunakan untuk pembiayaan pendidikan di jenjang berikutnya dan wali murid juga harus bisa memotivasi kepada anak – anaknya yang bersekolah di sini untuk lebih fokus dan serius dalam mengikuti proses belajar di sekolah smanco ini “, pungkas Didik.

Dari data yang diperoleh, terkait dengan prestasi SMANCO tidak diragukan lagi akan kemampuan para guru dalam membimbing siswa sekolah tersebut.
“Smanco itu SMA gudangnya prestasi, baik prestasi akademik maupun non akademik misalnya yang akademik setiap ujian akhir ada siswa yang nilainya 100 dan non akademik diakhir 2019 menjurai turnamen basket pada popda.

( Joko Longkeyang )