Pantau Penanganan Corona, Bupati Lakukan Vidio Confrent

Beritaharianpemalang.com – Virus corona atau Covid-19 menjadi momok yang sangat menghawatirkan sehingga Pemerintah RI di mulai dari tingkat pusat sampai ke tingkat desa harus ektra hati-hati menyikapinya bahkan pemerintah setempat mengbuat surat edaran agar masyarakat turut serta bersama-sama pemerintah saling bahu membahu menghadapinya.

Covid -19 juga menghambat kinerja pemerintahan tidak terkecuali Pemerintah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah dan untuk mengoptimalkan kinerja jajarannya Bupati Pemalang DR. H. Junaedi, SH., MM, menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan beberapa OPD menggunakan video confrence yang digelar dimasing kantor OPD dan Bupati melakukan diruang Commanroom Dinas Informasi dan Komunikasi (Diskominfo) Pemalang dengan didampingi oleh Forum Komonikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yaitu Ketua DPRD Pemalang, Kapolres Pemalang, Dandim 0711/ Pemalang, Kajari Pemalang, Kepala Pengadilan Negeri Pemalang, Sekretaris Darrah (Sekda) Pemalang dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang.

Dalam rakor yang menggunakan sistem vidio confrenc, bupati secara langsung memantau kondisi Kabupaten Pemalang saat ini dan strategi masing – masing OPD menghadapi virus corona yang mewabah.

“ Hari ini adalah rapart koordinasi jajaran OPD di Kabupaten Pemalang dengan menggunakan metode video confrence, dengan demikian pemerintah kabupaten Pemalang bisa memantau pelayanan masyarakat agar tetap optimal sekaligus melihat bagaimana OPD melakukan tindakan pencegahan terhadap virus corona “, ungkap Bupati.

Dalam kesempatan tersebut Bupati melakukan VC ke delapan titik yaitu Dinas Perhubungan Kabupaten Pemalang, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Perindustrian Dan perdagangan, Mall Yogya SMP Negeri 4, Bapeda, RSUD dr. Ashari, dan Bank Jateng.

“Disamping memantau kinerja OPD dalam melayani masyarakat, pemda juga mengecek kesiapan dinas terkait dalam pencegahan Covid-19 karena mereka langsung bersentuhan dengan masyarakat di berbagai sektor, mulai kesehatan, pendidikan, pariwisata, hingga pelayanan publik”, imbuh Bupati.

Bupati juga mengintruksikan ke seluruh kantor pemerintah dan pengelola tempat pelayanan publik untuk meningkatkan kualitas sanitasi kantor dengan menyiapkan sanitasi, sampai ke termometer infra red untuk karyawan dan pengunjung
“Kantor pemerintahan dan kantor swasta wajib menyediakan fasilitas cuci tangan pakai sabun, termometer infra red dan mengatur tempat duduk antar pegawai yang satu dengan yang lainnya minimal minimal berjarak satu meter dan masyarakat tetap terlayani dengan maksimal “,
( Joko Longkeyang )